Yohoho, hari ini saya mendapat kiriman Milo dari ibu saya. Tentunya bukan sembarang Milo yang bisa ditemui di sini, yang banyakan gulanya ketimbang cokelatnya. Bukan, yang saya dapatkan adalah Milo yang rasanya sama dengan Milo jaman dulu yang kaya akan cokelat. Jadi inget semasa kecil dulu, di mana bubuk Milo yang dituang ke mangkok adalah cemilan favorit saya. Bahkan beberapa buku saya sampai sekarang masih ada bercak Milo-nya gara-gara hobi makan sambil baca. Sekarang dapet 2 kaleng besar, 1 diantaranya dibawa ke Groningen ah.
- Click here to subscribe to the comment feed via RSS