Sewaktu berolahraga sambil mendengarkan debur ombak pagi ini, saya jadi berpikir sendiri, betapa beruntungnya saya. Bisa ngeliat laut setiap hari, bisa menghirup udara bersih bebas polusi, ga perlu kena macet, materi cukup, punya apartemen sendiri yang bisa saya atur sesuka hati, dan masih banyak lagi. Hal terberat yang perlu saya pikirkan hanyalah tugas kuliah. Oke, mungkin bukan “hanya”, karena pada kenyataannya tugas kuliah bukannya tidak membuat stres. Hanya saja, kalau dipikir-pikir, sungguh saya punya begitu banyak hal untuk disyukuri.

Saat itu saya jadi teringat satu bagian dari The Catcher in the Rye, saat Holden menonton adiknya naik komidi putar sambil hujan-hujanan.

My hunting hat really gave me quite a lot of protection, in a way, but I got soaked anyway. I didn’t care, though. I felt so damn happy all of a sudden, the way old Phoebe kept going around and around. I was damn near bawling. I felt so damn happy, if you want to know the truth. I don’t know why. It was just that she looked so damn nice, the way she kept going around and around, in her blue coat and all. God, I wish you could’ve been there.

Holden Caulfield – The Catcher in the Rye