Saya bukan orang yang suka meminjam buku dari perpustakaan. Mungkin karena saya lebih suka memiliki daripada meminjam, hehe. Tapi beberapa waktu belakangan ini, saya sadar bahwa sepertinya tidak bijaksana untuk terus membeli buku. Sebagian besar karena alasan ekonomi, sebagian lagi karena bukunya juga tidak bisa saya bawa pulang semuanya.
Akhirnya, saya menyempatkan diri menengok koleksi fiksi di perpustakaan universitas. Sebenarnya sudah lama hal ini ingin saya lakukan, tapi ada masalah: saya tidak mengenal sistem klasifikasinya. Masalah yang bisa diselesaikan dalam sekejap dengan bertanya, tentu saja, tapi males, wokwokwok. Singkat kata, saya hanya mengenal satu sistem klasifikasi, yaitu Dewey Decimal Classification, seperti yang diterapkan di Perpustakaan Pusat UI. Sayangnya, di sini sistemnya berbeda. Tapi ternyata hanya butuh browsing sedikit di situs perpustakaannya untuk tahu bahwa di sini menggunakan sistem klasifikasi Library of Congress. Sip, langsung berburu.
Satu hal yang saya suka dari buku perpustakaan adalah log peminjamannya. Buku pertama yang saya pinjam adalah Laws of Thought. Wokwokwok, gaya-gayaan doang minjem bukunya George Boole, padahal baru beberapa halaman langsung nyerah. Meski demikian, paling tidak log peminjamannya cukup menarik. Bukunya masuk ke perpustakaan tahun 1954, pertama kali dpinjam tahun 1966, dan saya adalah orang pertama yang meminjam buku ini dalam selang waktu 18 tahun terakhir :D.
Kenapa saya begitu tertarik dengan log peminjaman? Well, sebagian besar karena film Whisper of the Heart. Kalau belum pernah nonton, film ini sangat saya rekomendasikan. Satu film terbaik Studio Ghibli, menurut saya. Ceritanya tentang gadis bernama Shizuku yang hobi membaca. Satu hari Shizuku menyadari bahwa setiap buku yang dipinjamnya dari perpustakaan sebelumnya sudah pernah dipinjam oleh nama yang sama. Sangat menarik. Sayangnya di sini log-nya hanya berupa tanggal tanpa nama :D.
Anyway, karena niat membaca buku yang agak berbobot gagal total, akhirnya hari ini saya meminjam fiksi: 1984, The Picture of Dorian Gray, dan Cryptonomicon. Buku terakhir saya temukan dalam keadaan masih sangat bagus bersama teman-temannya dari penulis yang sama. Ternyata semua dibeli di toko buku Mireva di letaknya tepat di seberang universitas (ada stikernya soalnya). Sip, cuma pindah beberapa meter, jadi bisa berhemat belasan euro. Satu lagi hal yang menyenangkan dari meminjam buku di perpustakaan sini adalah jangka waktunya yang panjang. Berkat status sebagai Master student, saya bisa meminjam 6 buku dengan masa peminjaman 3 bulan, yippi. Bisa-bisa ga bakal beli buku lagi nih.
Nisa... i love your blog.
Aku nyasar ke soal Kindle, trus jadi baca2 yang lain2. Aku iri sama blog kamu dan iri sama banyaknya buku yang kamu baca.
Btw, kamu juga boleh iri, karena aku pernah ngalamin persis kyk Shizuku di atas (aku blum nonton filmnya, tapi dari cerita kamu di atas, kayaknya mirip banget).
Tapi akhir ceritaku nggak terlalu gembira... huhu... kalo filmnya?
Rina
Hey Rina, makasih yaa, I also like your blog :)
The movie is highly recommended!