princess_brideSewaktu berkelana di IMDB mencari film yang menarik buat ditonton, saya sama sekali tidak menyangka film yang direkomendasikan ternyata akan menjadi salah satu film favorit saya. The Princess Bride adalah film tahun 1987, yang artinya saya telat banget. Tapi meskipun usianya lebih tua setahun daripada saya, film bagus akan tetap bagus sepanjang masa.

Ini adalah dongeng klasik. Untuk kaum adam, film ini mungkin terlihat luar biasa payah. Untuk mereka yang sok dewasa, film ini mungkin terlihat kekanak-kanakan. Untuk saya, film ini perfect. Saking sukanya, setelah menonton filmnya saya memutuskan untuk baca ebooknya (berhubung saya ragu bisa menemukan bukunya di dunia nyata). Saya ga suka baca ebook, terutama untuk genre fiksi (kalau ebook buat kuliah sih apa boleh buat). Satu-satunya ebook yang pernah saya tamatkan adalah The Princess Daries #10: Forever Princess, wokwokwok. The Princess Bride sukses menjadi ebook kedua yang saya tamatkan. Ternyata filmnya sangat setia dengan bukunya.

The-Princess-Bride

Dari tadi hanya memuji-muji, saya belum menjelaskan kisahnya. Well, it has all the best things a story can tell. Fencing. Fighting. Torture. Poison. True love. Hate. Revenge. Giants. Hunters. Bad men. Good men. Beautifulest ladies. Snakes. Spiders. Beasts of all natures and descriptions. Pain. Death. Brave men. Coward men. Strongest men. Chases. Escapes. Lies. Truths. Passion. Miracles.