DSC00923

I wish people would stop bugging me about travelling. Untuk alasan-alasan yang sudah disebutkan oleh Bu Mia, travelling jelas bukan termasuk salah satu kegiatan yang paling saya sukai. Sekarang liburan Natal dan saya ga kemana-mana, keluar rumah paling cuma ke Sliema atau Valletta (gambar di atas itu pemandangan di Valletta).

Kegiatan saya di rumah? Hmm, mengerjakan PR termasuk salah satu diantaranya. Entah kenapa mengerjakan PR jadi terasa lebih menyenangkan saat liburan begini. Mungkin karena waktunya lebih banyak, ga diburu-buru, ga diinterupsi oleh jadwal kuliah. Pagi-pagi buta mengerjakan PR, siangnya saya jadi merasa berhak nonton film atau baca buku, hehe. Oh, saya punya lumayan banyak buku yang belum selesai dibaca, mengingat bulan lalu saya agak kalap belanja buku. Kalau dihitung-hitung, saya sudah punya 20 buku fiksi sejak tinggal di Malta selama 3 bulan ini. Wah sial banyak juga, gimana bawa pulangnya nanti ya? Belum lagi buku-buku kuliah setebal yellow pages. Oke, jadi intinya, saya punya cukup banyak hal untuk membuat saya sibuk selama liburan ini.

Ah, keseluruhan post ini terdengar seperti denial, karena sesungguhnya, seandainya punya pilihan, saya agak ingin pulang ke Jakarta yang hangat dan nyaman. Dan bukannya ga punya pilihan juga, karena saya masih punya waktu libur seminggu, tapi tapi tapi… Ada perasaan mengganjal seandainya saya pulang sekarang. Ada PR yang belum diselesaikan. Ada ujian yang belum dipersiapkan. Ada uang yang sebaiknya ditabung.

Karena pada saatnya pulang nanti, saya ingin pulang atas dasar menjumpai keluarga dan teman-teman, bukannya atas dasar melarikan diri dari winter seperti motivasi saya sekarang ini (padahal winter di Malta bisa dibilang cupu dibanding negara-negara Eropa lainnya). Karena saya ingin pulang dengan perasaan tenang bahwa saya sudah melakukan usaha terbaik saya di sini.

Jadi untuk sementara ini: The Silmarillion, susu cokelat, dan tumpukan selimut sudah cukup buat saya. Eurotrip? Nanti saja kalau darah Took saya sudah lebih dominan dibanding darah Baggins.

There are some who say that sitting at home reading is the equivalent of travel, because the experiences described in the book are more or less the same as the experiences one might have on a voyage, and there are those who say that there is no substitute for venturing out into the world. My own opinion is that it is best to travel extensively but to read the entire time, hardly glancing up to look out of the window of the airplane, train, or hired camel.

Lemony Snicket – Horseradish