Sumber: southernliving.com
Wanita cenderung merasa terlalu gemuk? Sudah biasa memang. Tapi jujur deh, saya agak heran. Belakangan ini saya sering sekali mendengar pertanyaan berikut:
"Kamu langsing ya. Makan malem ga?"
"Eh, lo kalo malem makan ga?"
"Lo kalo pulangnya udah malem begitu, tetep makan ga?"
yang selalu saya jawab dengan, "ya makan lah. Masa engga, laper dong ntar", saat saya sebenarnya berpikir, "apa-apaan?"
Gagasan tentang melewatkan makan malam adalah sesuatu yang asing buat saya. Selain saya tahu bahwa itu bukan cara efektif menurunkan berat badan, saya juga khawatir kebutuhan kalori tubuh ga terpenuhi dengan cara itu. Saya tahu, kebanyakan wanita selalu ingin menurunkan berat badan, di saat sebenarnya ga ada yang salah dengan kondisi tubuh mereka. Saya juga sempat begitu, ga merasa gemuk tapi ga keberatan menjadi lebih kurus sedikit lagi.
Yang membuat saya heran adalah, kenapa sih mereka ga mencari tahu cara yang benar dan aman untuk menurunkan berat badan? Kebanyakan hanya ikut-ikutan dari apa yang mereka dengar setengah-setengah. Sering loh saya temui wanita yang ga makan malem, ga mengonsumsi karbohidrat, dan banyak cara ajaib lainnya. Dan kalau boleh memberikan pendapat, menurut saya sih cara seperti itu ga terlalu efektif. Kalaupun berat badan turun, paling cuma untuk beberapa saat sebelum akhirnya naik lagi.
Like they suffer for nothing.
Saya pernah loh nyoba low-carb diet, tapi langsung berhenti setelah mencari, mendapatkan, mempercayai informasi tentang, dan merasakan sendiri efek sampingnya. Bukan berarti saya tahu cara paling manjur buat menurunkan berat badan loh ya. Tapi yaa, untuk para wanita di luar sana, at least cari informasi dululah sebelum mulai diet sembarangan. Jangan kemakan iklan dan omongan orang. Kasihan tubuh kita dong.
