these are the things i would do when life becomes so unbearable:
i would wandering around the malls, trying clothes i can never buy, those that make you look thin and beautiful no matter what.
i would eat an awful lot of chocolate, which brings nothing but regret.
i would go to the bookstores, reading and buying books i barely like.
pathetic.
like that would make me feel better.
Friday, May 29, 2009
Tuesday, May 26, 2009
nunggu ayam gomen
Jadi rasanya gw memang kurang banyak mengambil kuliah semester ini. Dulu sih niatnya biar konsen ke TA dan bisa melakukan hal-hal menyenangkan: baca lebih banyak buku, bersihin rumah, melanjutkan cerita-cerita, dll. Hm, nyatanya sekarang bulan Mei dan gw belum menemukan satupun buku yang cukup berharga, rumah masih berantakan, dan cerita terakhir yang gw buat bertanggal 21 Januari. Mending kuliah deh.
Males baca, males nulis, mau jadi apa. Bahkan terlalu males buat ngupdate blog. Blog yang ini maksudnya, blog yang satunya mah rajin. Catatan harian di rumah juga lebih banyak diisi dengan skema stasiun kereta. Tapi ga ada yang nasibnya semalang buku kas. Makin ga jelas ke mana aja perginya uang kost.
Anyway, ada quote dari American Gods yang gw cukup suka:
"I can believe things that are true and I can believe things that aren’t true and I can believe things where nobody knows if they’re true or not...
I believe that all men are just overgrown boys with deep problems communicating... I believe that candy really did taste better when I was a kid, that it’s aerodynamically impossible for a bumblebee to fly, that light is a wave and a particle...
I believe that life is a game, that life is a cruel joke, and that life is what happens when you’re alive and that you might as well lie back and enjoy it"
Bukan kutipan favorit gw dari Neil Gaiman memang, tapi yang itu kapan-kapan aja.
Hm, Dondi lama bener ya. Tadi pagi, dengan sangat terpaksa sarapan sosis yang sangat membosankan. Siangnya, dengan sangat terpaksa pula makan Super Bihun. Malem ini nitip ayam gomen sama Dondi.
Males baca, males nulis, mau jadi apa. Bahkan terlalu males buat ngupdate blog. Blog yang ini maksudnya, blog yang satunya mah rajin. Catatan harian di rumah juga lebih banyak diisi dengan skema stasiun kereta. Tapi ga ada yang nasibnya semalang buku kas. Makin ga jelas ke mana aja perginya uang kost.
Anyway, ada quote dari American Gods yang gw cukup suka:
"I can believe things that are true and I can believe things that aren’t true and I can believe things where nobody knows if they’re true or not...
I believe that all men are just overgrown boys with deep problems communicating... I believe that candy really did taste better when I was a kid, that it’s aerodynamically impossible for a bumblebee to fly, that light is a wave and a particle...
I believe that life is a game, that life is a cruel joke, and that life is what happens when you’re alive and that you might as well lie back and enjoy it"
Bukan kutipan favorit gw dari Neil Gaiman memang, tapi yang itu kapan-kapan aja.
Hm, Dondi lama bener ya. Tadi pagi, dengan sangat terpaksa sarapan sosis yang sangat membosankan. Siangnya, dengan sangat terpaksa pula makan Super Bihun. Malem ini nitip ayam gomen sama Dondi.
Monday, May 18, 2009
Tuesday, May 12, 2009
Breakfast at Tiffany's
Pertama, lagunya. Beberapa minggu yang lalu, gw sempet terngiang-ngiang lagu lamanya Deep Blue Something - Breakfast at Tiffany's. Yang kemudian membuat gw ingin menonton filmnya. Yang kemudian membuat gw ingin membaca bukunya.
Langsung saja komentarnya. Udah lama memang, tapi tetap menarik dinikmati.
Filmnya: Audrey Hepburn luar biasa oke di sini. Gw paling suka bagian pas Holly nyanyi Moon River di depan jendela.
Bukunya: ah, beneran deh. Sebenernya gw luar biasa suka bukunya. Kalo filmnya berakhir dengan Holly Golightly ciuman sama Paul Varjak di bawah guyuran hujan, ending bukunya jauh lebih masuk akal dan menyentuh. Tapi, versi terjemahan bukunya rada gimana gitu. Terjemahannya baik-baik aja, tapi seperti biasa. Ada komentar ga penting di cover dan di bagian belakang buku, pake nyantumin lirik lagu Deep Blue Something (duh). Dan yang paling ga penting, kenapa harus ada terjemahan liriknya segala? Ckckck.
Langsung saja komentarnya. Udah lama memang, tapi tetap menarik dinikmati.Filmnya: Audrey Hepburn luar biasa oke di sini. Gw paling suka bagian pas Holly nyanyi Moon River di depan jendela.
Bukunya: ah, beneran deh. Sebenernya gw luar biasa suka bukunya. Kalo filmnya berakhir dengan Holly Golightly ciuman sama Paul Varjak di bawah guyuran hujan, ending bukunya jauh lebih masuk akal dan menyentuh. Tapi, versi terjemahan bukunya rada gimana gitu. Terjemahannya baik-baik aja, tapi seperti biasa. Ada komentar ga penting di cover dan di bagian belakang buku, pake nyantumin lirik lagu Deep Blue Something (duh). Dan yang paling ga penting, kenapa harus ada terjemahan liriknya segala? Ckckck.
Saturday, May 09, 2009
sepinya dunia
hm, Pride and Prejudice tamat juga. endingnya terlalu bahagia menurut saya.
udah sabtu lagi, akhir pekan memang sungguh tidak menyenangkan.
di rumah, bosen. keluar, macet.
mau keluar kemana lagian.
oh iya, ga ada mobil juga.
hmph, jemu.
harusnya kemaren foya-foya aja di aksara.
ah, tapi kebahagiaan macam apa pula yang diharapkan, keknya ga cukup berharga.
sayang ah.
udah sabtu lagi, akhir pekan memang sungguh tidak menyenangkan.
di rumah, bosen. keluar, macet.
mau keluar kemana lagian.
oh iya, ga ada mobil juga.
hmph, jemu.
harusnya kemaren foya-foya aja di aksara.
ah, tapi kebahagiaan macam apa pula yang diharapkan, keknya ga cukup berharga.
sayang ah.
Subscribe to:
Posts (Atom)
